Senin, 01 April 2013

Terapi Humanistik Eksistensial

Pengertian Terapi Humanistik Eksistensial
Psikoterapi yang menekankan pengalaman subjektif individual kemauan bebas,serta kemampuan yang ada untuk menentukan satu arah baru dalam hidup. Tokoh pelopor Terapi ini adalah Victor Frankl, Rollo May, Irvin Yalom, James Burgental & Medard Boss.

Tujuan
Untuk membantu menemukan makna diri kehidupan manusia, nilai, tujuan. Juga diarahkan untuk membantu klien agar lebih sadar bahwa mereka membuat pilihan hidup yang memungkinkannya dapat mengaktualisasikan diri dan mencapai kehidupan yang bermakna.

Fungsi dan Peran
Mengekspolrasi persoalan2 yang berkaitan dengan ke tak berdayaan, keputus asaan, ke tak bermaknaan, dan kekosongan eksistensial serta berusaha memahami keberadaan klien dalam dunia yang dimilikinya.

Konsep Utama
Menurut Gerald Corey, (1999) ada beberapa konsep utama dari pendekatan eksistensial yaitu :
1. Kesadaran diri
    Manusia memiliki kesanggupan untuk menyadari dirinya sendiri, suatu kesanggupan yang unik dan nyata yang memungkinkan manusia mampu berpikie dan memutuskan.
2. Kebebasan, Tanggung Jawab, & Kecemasan
    Kesadaran atas kebebasan dan tanggung jawab dapat menimbulkan kecemasan yang menjadi atribut dasar pada manusia. Kecemasan eksistensial juga bisa diakibatkan oleh kesadaran atas keterbatasannya dan atas kemunkinan yang tak terhindarkan untuk mati.
3. Penciptaan makna
    Manusia itu unik, dalam artian bahwa dia berusaha untuk menemukan tujuan hidup dan menciptakan nilai2 yang akan memberikan makna bagi kehidupannya.

Kelebihan
Terapi ini membuat klien merefleksikan hidup, mengenali banyak pilihan, menentukan antara pilihan2 dan bertanggung jawab atas pilihan tersebut.

Kekurangan
Salah satu konsep eksistensial yang paling ditentang oleh kalangan psikologi "ilmiah" adalah kebebasan individu untuk menjadi apa yang diingikannya. Jika benar maka konsep ini sudah pasti meruntuhkan vakiditas psikologi yang berpangkal pada konsepsi tentang tingkah laku yang sangat detministik.

Sumber
Gerald Corey, 1999. Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung : PT.Eresku

https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:kvp4rFkop8wJ:repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/28465/3/Chapter%2520II.pdf+&hl=en&pid=bl&srcid=ADGEESifq0TMy3ciAYmCJ5FwXO4FoWImfF8H2tQkwE2N6oKFcI1Kb4S9rgVaR3J8QrCWP5dbh-DTFvZvBK-pwTc4IKd1ODYgrrhaGDWS5eKMKQ4HOSrYY2PpSF2LRSHsfTElngFnmV3p&sig=AHIEtbSbxNuIaycFhmJ93EH0P-nV-LFiXQ



Tidak ada komentar:

Posting Komentar