Aplikasi Teori Psikoanalisa
Pertama, konsep kunci bahwa ”manusia adalah makhluk yang
memiliki kebutuhan dan keinginan”. Konsep ini dapat dikembangkan dalam proses
bimbingan, dengan melihat hakikatnya manusia itu memiliki kebutuhan-kebutuhan
dan keinginan-keinginan dasar.
Kedua, konsep kunci tentang “kecemasan” yang dimiliki
manusia dapat digunakan sebagai wahana pencapaian tujuan bimbingan, yakni
membantu individu supaya mengerti dirinya dan lingkungannya; mampu memilih,
memutuskan dan merencanakan hidup secara bijaksana; mampu mengembangkan
kemampuan dan kesanggupan, memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupannya;
mampu mengelola aktivitasnya sehari-hari dengan baik dan bijaksana; mampu
memahami dan bertindak sesuai dengan norma agama, sosial dalam masyarakatnya.
Ketiga, konsep psikolanalisis yang menekankan pengaruh masa
lalu (masa kecil) terhadap perjalanan manusia. Walaupun banyak para ahli yang
mengkritik, namun dalam beberapa hal konsep ini sesuai dengan konsep pembinaan
dini bagi anak-anak dalam pembentukan moral individual. Dalam sistem pembinaan
akhlak individual, Islam menganjurkan agar keluarga dapat melatih dan membiasakan
anak-anaknya agar dapat tumbuh berkembang sesuai dengan norma agama dan sosial.
Norma-norma ini tidak bisa datang sendiri, akan tetapi melalui proses interaksi
yang panjang dari dalam lingkungannya.
Keempat, teori Freud tentang “tahapan perkembangan kepribadian
individu” dapat digunakan dalam proses bimbingan, baik sebagai materi maupun
pendekatan. Konsep ini memberi arti bahwa materi, metode dan pola bimbingan
harus disesuaikan dengan tahapan perkembangan kepribadian individu, karena pada
setiap tahapan itu memiliki karakter dan sifat yang berbeda. Oleh karena itu
konselor yang melakukan bimbingan haruslah selalu melihat tahapan-tahapan
perkembangan ini, bila ingin bimbingannya menjadi efektif.
Kelima, konsep Freud tentang “ketidaksadaran” dapat digunakan
dalam proses bimbingan yang dilakukan pada individu dengan harapan dapat
mengurangi impuls-impuls dorongan Id yang bersifat irrasional sehingga berubah
menjadi rasional.
DAFTAR PUSTAKA
Berry, Ruth. (2001). Freud A Beginner’s Guide. Jakarta:
PENERBIT ERLANGGA
Feist, Jess dan Gregory J. Feist. (2008). Theories of
Personality. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Fudyartanta. (2005). Psikologi Kepribadian Freudianisme. Yogyakarta:
Zenith Publisher